Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya

Kali ini Ingin menyebarkan ihwal cara membuat coil clapton serta kelebihan dan kekurangannya. Ngomong-ngomong anda sudah mulai menikmati vape? Atau malah memang sudah enjoy dan jadi habit? Welcome to the club folks! Berarti anda sudah mencoba berapa lilitan yang enak, berapa watt yang cocok, enaknya ngulik coil dan setting, dan masih banyak lagi. Sekarang kita berbicara ihwal coil. Sudah coba dong bagaimana bedanya flavor coil yang dibuat dari bare wire dibandingkan dengan twisted wire dan parallel wire. Semua itu mampu dibuat sendiri dengan mudah. Bagaimana dengan clapton coil? Apa sih Clapton coil?

Clapton coil yakni vape wire yang terdiri dari core (inti) dibungkus dengan wire lain yang lebih kecil ukurannya. Contohnya Clapton 26x36, artinya Clapton tersebut mempunyai core 26 awg dibungkus dengan 36 awg. Dibungkus gimana? Tau dong gimana bentuknya senar gitar? Nah ibarat itulah Clapton coil. Sebelum mencoba, mari kita bahas kelebihan dan kekurangannya. Sudah tentu, akan dibahas juga bagaimana mengatasi kekurangan Clapton. 
Kali ini  Ingin menyebarkan ihwal cara membuat coil clapton serta kelebihan dan Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya
Kelebihan Coil Clapton:
1. Uap lebih banyak
Teman-teman yang sudah coba Clapton, katanya lebih ngebul. Realita atau hanya perasaan saja? Kaprikornus begini penjelasannya. Clapton itu core dibungkus dengan wire lain, otomatis luas permukaan jadi lebih banyak dibanding bare wire (hanya satu wire). Luas permukaan lebih banyak, berarti lebih banyak liquid yang dipanaskan menjadi uap.

2. Flavor lebih berasa

Uap lebih banyak, berarti flavor lebih bold (tebal), karena makin banyak uap yang mampir di reseptor pengecap kita

3. Layer per layer liquid lebih terasa
Clapton itu terdiri dari 2 wire yang berbeda ukuran, terang berbeda resistansinya. Core akan lebih panas duluan dibanding lapisan luar (wrap). Maka uap dari hasil pemanasan liquid oleh Clapton terdiri dari uap hasil pemanasan suhu tinggi oleh core dan uap hasil pemanasan suhu lebih rendah oleh wrap. Karena hasil pemanasan yang berbeda dalam sekali jalan itulah, maka layer liquid akan lebih terasa

4. Bisa temperature control
Jangan khawatir, Clapton tetap mampu dipakai TC mode. Justru merupakan keuntungan karena temperature mampu kita atur supaya tidak terlalu panas. Jelas, wire yang digunakan untuk core & wrap harus wire TC. Umumnya yang banyak di pasaran pakai SS. Sudah cukup kok, gunakan saja TCR SS atau CSV SS yang biasa digunakan coil biasa dengan material sama. Contohnya Clapton SS316L, gunakan TCR 0.00092 atau CSV SS316L dari steamengine

5. Looks cool
Kalau kelebihan ini yakni bonus. Kalau top cap atty anda dibuka, dan sahabat melihat anda pake coil Clapton, lebih keren kan? #wink

Kekurangan Coil Clapton:
1. Watt lebih besar
Clapton dibuat dari 2 wire, jadi resistansi (ohm) akan lebih kecil, sehingga diharapkan watt yang lebih besar. Bahkan lebih besar dari coil biasa yang dengan ohm sama.

2. Ramp up time yang lebih lama

Ketika kita firing Clapton coil, ada waktu tunggu hingga uap mampu keluar. Hal ini karena diharapkan energi lebih besar untuk memanaskan 2 wire dalam Clapton. Solusinya, naikkan voltase hingga sekitar 4.5V. Berapa watt tuh? Gunakanlah ohm law untuk menerima watt yang diharapkan dari ohm coil dan 4.5V

3. Atty lebih panas

Sesuai prinsip energi, diharapkan energi yang banyak untuk memanaskan Clapton, maka mendinginkan juga butuh waktu lebih lama. Maklumi saja jikalau atty anda lebih panas. Solusinya, buka airflow lebih besar. Solusi lain yakni tetap main di 3.6V-4V, tetapi setiap coil hambar anda harus tabah menunggu coil panas.

4. Liquid berubah rasa
Anda sehari-hari menggunakan coil biasa, lalu memakai Clapton berasa tidak enak liquidnya? Ada beberapa sebab. Pertama karena layer liquid, belum tentu gabungan layer tersebut enak di pengecap anda. Kedua karena terlalu panas, jadi liquid kehilangan citarasa. Solusinya, trial error. Coba-cobalah rubah watt naik atau turun, hisap & rasakan, rubah temperature jikalau anda menggunakan TC, hisap & rasakan, jumlah lilitan, dll. Jangan takut mengkombinasi semuanya untuk menerima flavor yang paling pas

5. Lebih boros liquid
Hal ini jelas, karena uap lebih banyak, maka liquid akan lebih boros

6. Susah dibuat sendiri
Clapton harus dibuat dengan alat semacam bor listrik supaya wire luar mampu rapi membungkus core. Tidak usah repot-repot, sekarang Clapton gulungan maupun Clapton coil siap pakai banyak di pasaran. Tapi kalau anda punya modal dan bertekad untuk membuatnya sendiri silahkan tonton video cara membuat wire/ kawat claptop berikut ini:

Setelah lihat kelebihan dan kekurangan, apakah Clapton coil layak dipakai?
Layak dicoba untuk menerima sensasi yang beda. Pamakaian jangka panjang, kembali lagi ke anda, cocok atau tidak. Its Personal Vaporizer, so… make it personal

Post a Comment for "Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya"