Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[REVIEW] NOVEL SANG PENYUSUP - ANNA SNOEKSTRA

 Semua review disini murni pendapat pribadi dan tidak berniat menjelekkan atau mengagungkan karya orang lain. Setiap orang memiliki selera bacaan masing-masing. Terima kasih.

Sang Penyusup (sumber: ebooks.gramedia.com)

Judul: Sang Penyusup (Only Daughter)

Penulis: Anna Snoekstra

Tanggal Terbit: 13 Juli 2020 (di Indonesia)

Jumlah Halaman: 308 halaman

ISBN: 9786020642918

Bahasa: Indonesia (terjemahan)


BLURB


Pada tahun 2003, Rebecca Winter yang berusia 16 tahun mengh
ilang. Saat itu Bec sedang menikmati liburan musim panas, bekerja di restoran cepat saji, menyukai seorang pemuda, dan mengutil dengan sahabatnya. Lalu hal-hal aneh dan misterius mulai terjadi – bayangan yang muncul di dalam kamar tidunya di malam hari, ingatan-ingatan yang hilang, dan perasaan diawasi.


Sebelan tahun kemudian Bec digantikan. Seorang wanita muda, yang putus asa setelah ditahan polisi, mengaku dirinya adalah Bec yang sudah menghilang selama ini. Sang penyusup mulai menjalani kehidupan Bec, tidur di ranjang Bec, memeluk ayah dan ibu Bec, mempelajari nama teman-teman Bec, bermain dengan adik-adik Bec. Namun, keluarga dan teman-teman Bec yang menyambutnya dengan hangat dan penuh semangat tidak seperti yang terlihat. Sementara sang penyusup berusaha mengelak dari detektif yang menyelidiki kasusnya, ia mulai menyelami kehidupan Bec Winter yang sebenarnya. Dan ia segera menyadari bahwa orang yang menculik Bec, masih berkeliaran di luar sana, dan bahwa sekarang dirinyalah yang berada dalam bahaya.


BACA JUGA: [REVIEW] NOVEL PEMBUNUHAN ZODIAK TOKYO - SOJI SHIMADA


SINOPSIS SINGKAT


Demi menyelamatkan dirinya dari penjara setelah tertangkap oleh polisi, perempuan mud aini mengaku dirinya adalah Rebecca Winter yang telah lama menghilang. Ia beruntung memiliki wajah yang sangat mirip dengan Rebecca. Kepolisian pun segera menghubungi orang tua Rebecca Winter untuk mengabarkan kondisinya. Ia berharap ia bisa menyelinap kabur ketika para polisi lengah.


Sialnya, ia tidak bisa kabur sedikitpun bahkan akhirnya bertemu dengan orang tua Rebecca. Tanpa kecurigaan berarti, orang tua Bec sangat menerima kembalian dirinya tanpa curiga sedikitpun. Harinya tidak bisa dibilang mudah karena ia terus didesak oleh Andropolis, seorang polisi yang sudah menyelidiki kasus Rebecca selama 10 tahun. Ia selalu diminta untuk mengingat hari dimana ia menghilang dan info apapun yang bisa ia berikan tentang penculikan Rebecca.


Tentu saja ia yang tidak tau apapun terus berbohong dan membawa peran sebagai seorang perempuan yang trauma dan sedikit amnesia. Perdebatannya dengan Andropolis membuahkan hasil, karena Andropolis tidak lagi mengusik dirinya untuk mengingat hal yang tidak ia ingat sama sekali. Sialnya, kini ia harus berhadapan dengan terror yang tidak ia sangka. Ia terus merasa diikuti oleh mobil van hitam, bahkan diserang saat dalam perjalanan pulang. Lebih parahnya lagi, ia terus mendapatkan pesan yang menyuruhnya untuk keluar dari rumah itu.


REVIEW


Aku membaca buku ini pure karena tertarik dengan blurb yang ada di belakang buku. Baru tau setelah selesai membaca bahwa buku ini memiliki genre psikological thriller yang sebenarnya cukup jarang aku baca.


Buku ini memiliki 2 point of view, pertama dari sisi sekarang atau di tahun 2014 dengan ‘sang penyusup’ ini yang bercerita. Lalu ada juga dari sisi Bec Winter di tahun 2003, menggambarkan saat-saat sebelum ia menghilang. Dengan memiliki 2 sudut pandang ini membantu pembacanya untuk mengetahui tentang Bec Winter lebih dalam lagi dan ikut menerka-nerka apa yang terjadi dengan dirinya.


Pada kisah ‘sang penyusup’ ini kita dibawa ikut deg-degan karena selalu berpikiran apakah ia akan ketauan, sesempurna apa ia bisa menutupi kebohongannya. Karena ‘sang penyusup’ ini sama sekali tidak kenal Rebecca Winter dan tidak terlihat tanda-tanda ia kepo dengan kehidupan si Bec ini. Ia tidak menyelidiki apapun yang mungkin terjadi pada Bec. Kalau aku di posisi ‘sang penyusup’ untuk berhasil mengelabui aku akan cari tau segala tentang Bec, mulai dari catatan harian atau apapun yang mungkin disembunyikan tapi ‘sang penyusup’ ini tidak melakukannya dan baru tertarik ketika akan tamat.


Aku tidak merasa bosan sama sekali ketika membaca buku ini kecuali pada bagian Bec Winter di tahun 2003. Ada bagian-bagian yang menurutku tidak terlalu berhubungan dengan kisah si Bec ini disampaikan. Tapi, untungnya porsi kisah itu tidak terlalu banyak.


Bagiku buku ini bisa dibilang menjadi salah satu buku page turner bagiku karena aku benar-benar penasaran bagaimana nasib ‘sang penyusup’ dan Bec yang asli. Setelah cukup lama membaca buku ini aku juga menebak apa yang mungkin terjadi pada si Bec yang asli. Aku sih menduga bahwa Bec ini kabur dari rumahnya. Terlihat dari ia yang menggambarkan rumahnya dengan tidak membahagiakan. Tapi, saat sudah sampai di kenyataan yang terjadi, itu benar-benar diluar perkiraan. Menurutku endingnya benar-benar tidak disangka-sangka dan tak tertebak!


Saat kisah sesungguhnya terungkap, wow aku banar-benar kaget dan bahkan teriak waktu baca ini. Tidak nyangka sama sekali! Benar-benar apresiasi besar buat sang penulis yang keren banget membungkus ceritanya. Bahkan ini katanya debut novel di genre psikological thriller. Aku benar-benar merasakan deg-degan ketika sudah berada di puncak cerita dan merasakan ketegangan yang dirasakan si tokoh utama. Apalagi akhirnya benar-benar tidak tertebak.


Mungkin karena ini buku pertama yang aku baca tentang psikological thriller, jadi aku belum tau apakah memang akan selalu seperti ini ketika membaca buku yang bergenre ini. Seru dan sepertinya cocok untuk dibaca di bulan Oktober yang bagi banyak orang bisa disebut sebagai horror, spooky month. Secara keseluruhan aku akan beri rating 4/5 bintang untuk buku ini. Buku yang sukses membuatku ingin mencoba genre baru selain fantasy dan detective.


Apakah teman-teman ada yang udah pernah baca buku ini juga? Atau ada yang sedang dan berencana untuk baca? Boleh banget ya share-share cerita kalian.


BACA JUGA: [REVIEW] NOVEL TOKYO DAN PERAYAAN KESEDIHAN - RUTH PRISCILLIA ANGELINA

Post a Comment for "[REVIEW] NOVEL SANG PENYUSUP - ANNA SNOEKSTRA"