Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[REVIEW] NOVEL TUJUH KELANA - NELLANEVA

 Semua review disini murni pendapat pribadi dan tidak berniat menjelekkan atau mengagungkan karya orang lain. Setiap orang memiliki selera bacaan masing-masing. Terima kasih.

review, novel, tujuh, kelana, nellaneva
Tujuh Kelana oleh Nellaneva (sumber: ebooks.gramedia.com)

Judul: Tujuh Kelana

Penulis: Nellaneva

Tanggal Terbit: 05 Agustus 2020

Jumlah Halaman: 384 halaman

ISBN: 9786230019142

Bahasa: Indonesia

BLURB


“Permata itu adalah kunci suatu ‘gerbang’ yang kaumku jaga beratus-ratus tahun lamanya. Aku belum pernah mendengar cerita bahwa dia bisa bersinar dalam gengaman tangan, atau dapat menimbulkan rasa sakit…. Pasti ada sesuatu di baliknya, sesuatu yang belum kami ketahui,” lanjut Alto, terduduk di atas karpet dan membenamkan kepala pada telapak tangan. “Nyatanya, kamu membuat fragmen kunci bersinar. Kamu juga tahu letak fragmen kunci lainnya. Lagi-lagi kutanyakan ini, siapa kamu sebenarnya?”


Aku pun tidak tahu jawabannya. Yang jelas, saat aku membereskan gudang di rumah, tanpa sengaja aku menemukan sebongkah permata merah di dalam kotak beledu. Jika kusentuh, permata itu akan menyala terang. Bingung bercampur panik, kututup kotak itu. Namun, sejak saat itu pula aku dipertemukan dengan si lelaki bermasker hitam, Alto Rialtiorre. Dia memaksaku untuk menyerahkan permata merah, tapi aku menolaknya. Betapa tidak? Ini adalah peninggalan dari kakekku. Mana boleh aku melepaskannya begitu saja?! Anehnya, beberapa kali seorang perempuan berambut pirang dengan jubah merah terus mendatangi mimpiku, berkata bahwa aku adalah dia, dia adalah aku. Kami adalah satu dan aku harus bergabung dengan Kaum Pelindung untuk mengalahkan Para Pengkhianat. Aku, Zarra Mediana, bersama permata merah, kini hidupku berubah.


BACA JUGA: [REVIEW] NOVEL STRANGE THE DREAMER - LAINI TAYLOR


SINOPSIS SINGKAT


Zarra dan Dion, adalah dua manusia yang tidak sengaja menemukan permata merah yang ternyata adalah fragmen kunci untuk sebuah gerbang. Tidak hanya itu, mereka bahkan membuat fragmen kunci ini mengeluarkan cahaya terang disaat manusia lain tidak bisa melakukannya bahkan para Kaum Pelindung kesakitan ketika memegang permata ini.


Ternyata ada 7 permata yang sama yang telah disebar di seluruh dunia yang merupakan sebuah kunci atas gerbang ajaib yang ada di Pulau Keramat. Kunci ini disebar untuk mencegah gerbang tersebut bisa terbuka dan kekuatan besar di dalamnya digunakan olah pihak yang salah. Kaum Pelindung adalah makhluk ajaib yang memiliki berbagai kekuatan dan bisa hidup sangat lama, mereka telah melindungi gerbang di Pulau Keramat ini selama ratusan tahun agar Para Pengkhianat tidak bisa membuka gerbang ini hingga suatu hari fragmen kunci di gerbang ini menyala sendiri.


Para Pengkhianat yang dahulunya adalah Kaum Pelindung yang membelot ini ingin menggunakan kekuatan di gerbang ajaib ini untuk menguasai bumi. Hanya Zarra dan Dion yang bisa menemukan ke-7 fragmen kunci ini dan memegangnya. Zarra dan Dion adalah medium yang digunakan oleh Lyra dan Leon, Sang Aristokrat terakhir di bumi.


Aristokrat sendiri bisa dikatakan dewa yang menjaga bumi. Lyra dan Leon adalah Aristokrat kembar yang menjadi penjaga terakhir bumi sebelum akhirnya mereka masuk ke gerbang ajaib untuk mengunci kekuatan mereka beserta kekuatan Para Pengkhianat agar mereka tak berdaya. Namun, ntah bagaimana caranya Para Pengkhianat ini bisa menggunakan lagi kekuatannya.


Zarra dan Dion bersama dengan Kaum Pelindung berusaha untuk menemukan ke-7 fragmen kunci ini dan melindungi gerbang di Pulau Keramat ini dari Para Pengkhianat yang berusaha merebut kekuatan ajaib di dalamnya.


REVIEW


Bagi kalian yang mungkin belum pernah atau tidak terbiasa dengan novel fantasi, bisa memulai dengan novel Tujuh Kelana ini. Tujuh Kelana ini merupakan novel local yang menyajikan cerita fantasi yang sangat seru dan mendebarkan.


Ceritanya memiliki fast pace, sejak awal saja sudah dibeberkan dan masuk ke permasalahan yang ada di novel ini. Kalian tidak perlu berhadapan dengan cerita-cerita pembuka yang panjang yang terkadang tidak terlalu berhubungan dengan inti cerita. Pembangunan alurnya pun sangat kokoh, tidak akan membuat kita merasa diburu-buru ketika membaca ini karena semuanya dijelaskan dengan jelas dan tidak akan menimbulkan tanda tanya.


Meskipun memiliki alur yang fast pace, tidak perlu takut bahwa cerita yang dibawakan akan menimbulkan banyak pertanyaan tak terjawab. Penggunaan medium mimpi untuk menjelaskan hubungan antara tokoh Zarra, Dion dengan Lyra, Leon adalah langkah yang sangat pintar. Kita bisa mengetahui kisah lengkap diantara keduanya hingga ke akar permasalahan secara lengkap dan tepat. Tidak ada pemaksaan sama sekali di dalam cerita ini.


Kisahnya pun tidak membosankan. Meskipun aku cukup familiar dengan novel-novel yang berbau petualangan seperti ini. Misalnya dengan kisah Percy Jackson, pattern yang digunakan adalah ada misi lalu melakukan perjalanan dan menghadapi musuh. Buku ini juga menjelaskan alur yang seperti itu, ada mimpi dari Zarra dan mereka akan melakukan pencarian terhadap permata itu dilengkapi dengan halauan musuh-musuhnya. Tapi, emosi yang ditimbulkan beda sehingga tidak ada rasa bosan ketika membacanya.


Tokoh utamanya, Zarra, pun untungnya digambarkan sebagai perempuan yang kuat. Jadi kita memiliki tokoh utama yang kuat dan pintar sebenarnya. Penulis juga memasukkan sifat-sifat manusiawi sehingga kita bisa bersimpati dengan tokoh ini karena dibuat bukan sebagai manusia yang sempurna. Tapi, mungkin cukup disayangkan juga bahwa tokoh Dion atau Alto yang seharusnya berhubungan dekat dengan Zarra agak kurang dieksplore menurutku.


Kekurangan dari buku ini yaitu pertama bahasa yang digunakan cukup kaku, membaca novel ini membuatku berpikiran sedang membaca sebuah novel terjemahan. Ada beberapa kata yang sangat asing dan sepertinya sih sangat jarang dipakai di kehidupan sehari-hari dan itu membuatku harus mencari tau dulu apa artinya. Selain itu juga ada lumayan banyak kesalahan penulisan, sebenarnya bukan typo tapi lebih kearah salah spasi. Jadi tulisannya menyambung yang kalau aku tidak fokus jadi mikir kata apa yang dimaksud tapi ternyata cuma kurang spasi.


Untuk keseluruhan aku suka buku ini, semua dari alur, perkembangan tokohnya dan sedikit bumbu romance-nya membuat buku ini terasa paket lengkap. Aku memberikan rating 4,5/5 untuk buku ini!


Apakah teman-teman ada yang udah pernah baca buku ini juga? Atau ada yang sedang dan berencana untuk baca? Boleh banget ya share-share cerita kalian.


BACA JUGA: [REVIEW] NOVEL MELANGKAH - J.S. KHAIREN

Post a Comment for "[REVIEW] NOVEL TUJUH KELANA - NELLANEVA"