Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Seni Musik Katepong Bondowoso

Aleepenaku.com - Seni Musik Katepong Bondowoso. Bondowoso memiliki ragam kearifan lokal yang kaya. Baik pariwisata, seni, budaya, kuliner, sandang, dan lain sebagainya. Kali ini, Pak Tyqnue mengupas tentang Seni Musik Katepong Bondowoso.

SENI MUSIK KATEPONG

Pak Tyqnue Azbynt

          Dalam hidup dan kehidupan manusia tidak lepas dari seni musik, baik musik vokal maupun instrumental. Musik merupakan olah suara yang menjadikan keindahan pada indera dengar kita. Musik banyak ragam dan genrenya. 

Sumber Gambar Ilustrasi: https://id.wikipedia.org/wiki/Ketipung

          Musik tradisional yang keberadaannya semakin terhempas oleh kehadiran musik modern, sangat perlu kita lestarikan keberadaannya agar kelak anak cucu tak hanya mendengar eksistensinya hanya melalui cerita masa lalu.

          Bondowoso sebagai salah satu kabupaten di wilayah Jawa Timur ini seringkali kita temukan akulturasi budaya ethnik Jawa dan Madura. Katepong atau kadang disebut tempong adalah salah satu bukti dari akulturasi budaya tersebut.

          Seni musik tempong merupakan permainan musik ansamble yang didominasi oleh alat musik membranophone yang dikelompokkan ke dalam musik perkusi. Dalam perkembagannya ada penambahan alat musik jenis lain yakni seruling (aerophone), kencreng (idiophone) atau bahkan dilengkapi dengan electone (elektrophone), serta gitar listrik (electro-chordophone ).

          Dalam komposisi lengkap seni musik katepong ini terdiri dari :

1. Pangothe

    Jenis kendang yang berukuran tanggung ini biasanya, berperan sebagai pemicu / pemula dari kegiatan bermusik, atau bahkan mengubah tempo ditengah permainan lagu atau gending.  Dari sinilah peran pangothe sangat penting dalam memainkan dinamika permainan musik.

2. Panerros

     Bentuknya hampir sama dengan pangothe hanya ukurannya saja yang berbeda. Peran dari panerros ini adalah sebagai penyambut atau penjawab dari pukulan pangothe sehingga kolaborasi dari pangothe dan panerros menjadi komplemen yang saling melengkapi semacam soal-jawab dalam bunyi nada.

3.gendhang

    Gendhang atau gendang adalah musik yang membawa alur permainan, atau semacam bunyi dominan yang melengkapi permainan pangothe, panerros,  gendung, kencreng, dan jidur.

4. Gendung

    Gendang yang agak besar ini mempunyai peran sebagai pengantar menuju bunyi jidur yang merupakan kulminasi dalam tiap mitrumnya. Kadang pemain gendung juga menampah katipung kecil sebagai pelengkap.

5. Jidur

     Alat musik yang paling besar ini bentuknya seperti beduk di masjid-basjid, hanya saja sedikit lebih kecil. Bunyi dari jidur ini adalah bunyi yang paling besar, 

6. kencreng

    Kencreng merupakan alat musik yang terbuat dari lempengan kuningan, atau tembaga atau bilah besi yang dirangkai dengan menggunakan kawat sehing bisa berbunyi creng creng, saat dimainkannya. Kencreng ini kadang juga disebut keccrek karena bunyinya kadang crek crek. Kencreng mempunyai peran sebagai ritmis yang menghitung irama dalam permainan katepong.

7. soleng, gitar, dan electone

    Soleng ( seruling ) gitar dan electone merupakan instrument pelengkap agar penonton tidak bosan dengan permainan yang etnik saja. Di sini biasanya menyiasatinya dengan meng-cover lagu-lagu yang lagi trend, tapi ala katepongan.


A.  KATEPONG DALAM KOMPOSISI LENGKAP

          Katepong ini unik, karena ternyata alat musik yang dimainkan oleh pemusik dengan perang khusus seperti dikupas di atas, ternyata semua alat musik jenis gendang itu bisa berubah melodi walaupun berupa nada-nada pentatonis sebagai mana pada laras pelog dan slendro.

          Butuh kepekaan dan keahlian khusus bagi sang pemusik dalam me-nyetem nada yang di kalangan mereka disebut sida yakni mengencangkan selaput kulit yang mulai mengendor. Ini artinya kesalahan menata kekencangan (tidak kendor) akan mengakibatkan salah menentukan nada, karena semakin kencang maka nadanya kian tinggi.

B.  KAPAN KATEPONG DIMAINKAN ?

           Bermain musik sebenarnya terserah dengan mood kita, tetapi bila dimainkan sesuai permintaan tentunya perlu persiapan khusus agar tampil tanpa mengecewakan pendengar dan penonton. Katepong seringkali juga diminta bermain sesuai dengan permintaan atau pemeranan yang berbeda.

1. Penyemarak dalam Penyambutan Tetamu Pernikahan

          Pemusik katepong menempati tempat yang sudah disediakan oleh tuan  rumah  hajatan. Mereka hampir seharian bermain musik dan bahkan hingga pukul 24:00, dalam memeriahkan, meyambut, dan menghibur tetamu yang hadir pada acara hajatan tersebut.  Biasanya ada vokalis yang mengidungkan lagu-lagu daerah.

2. Pengiring Permainan Pencak Silat

          Seni Pencak silat yang merupakan olah raga nasional kita ini pun tak lepas dari peran dari penyajian musik katepong, sehingga antara seni dan olahraga bisa berkolaborasi dengan indahnya.

3. Pengiring Permainan Singo Ulung

          Iringan permainan seni musik katepong juga sering kita temui pada saat unjuk kebolehannya kesenian Singo Ulung yang merupakan kesenian asli Bondowoso.

4. Pengiring Penyajian Seni Tari Daerah

          Untuk melengkapi penyajian seni tari, musik katepong adalah pemeran dalam wirama tuk melengkapi wirasa dan gerak wiraga.

5. Kegiatan Rutin Pemain dan Penikmat  

          Seniman musik katepong terbiasa dalam tampilan rutin yang disiasati dengan arisan katepong atau tempong guna bisa memainkan secara bersama, menyatu dengan penikmat, serta dengan tujuan untuk tetap menjaga eksistensi seni musik ini. Kidungan tradisional dan kidung iconic mereka yaitu  Kidung Pancasila , selalu dikidungkan disamping dengan pembacaan sholawat yang diiringi musik katepong.

          Guna menjaga keselamatan dan kesuksesan dalam bermain, biasanya diawali dengan pembacaan tawassulan serta melantunkan sholawat nabi. 

          Ciri khas dari penyajian musik ini adalah saat ramu dalam suara ansambel yang dimulai oleh pangothe terlebih dahulu, disambut oleh panerros, gendung hingga jidur.  dik tak tak dik tak tak   ...dig dig  (pangothe)   dur (jidur) ...katapak  (paneros) dig dur ..dst.,  begitulah saat pemulaan dimuai. Apalagi ditambah dengan permainan gending,  pemusik akan silih sambut mengisi nada yang diperlukan. Indah bukan? Mari kita lestarikan seni budaya bangsa yang adiluhung ini.

___ 

Bondowoso, akhir Desember 2020

Penulis:

Pak Tyqnue Azbynt

Budak seni  dan pegiat literasi Bondowoso


Lebih banyak lagi artikel direkomendasikan:

Cerpen

Kolom/ Artikel

Esai

Puisi

Kabar Kabari

Budaya

Materi


Demikian Info Pendidikan, Literasi dan Budaya Aleepenaku tentang Seni Musik Katepong Bondowoso. Salam Literasi.

Post a Comment for "Seni Musik Katepong Bondowoso"